Minggu, 07 November 2010

Potensi Ternak Sapi Potong Di Pasaman













Kabupaten Pasaman merupakan salahsatu daerah yang diproyeksikan menjadi penghasil ternak sapi potong di Sumbar. Terbukti disetujuinya keinginan Pemkab Pasaman menjadikan ternak sapi sebagai kegiatan unggulan oleh Pemprov Sumbar dan pemerintah pusat. Tinggal sekarang political will Pemkab untuk merealisasikan hal tersebut.
”Alam Pasaman sangat potensial sebagai lokasi pengembangan peternakan. Tak hanya sapi, tapi juga kambing, itik dan ayam. Sejak duet kepemimpinan Yusuf Lubis-Hamdy Burhan usaha bidang ini menjadi salahsatu andalan. Malah jelas-jelas kini terlihat adanya political will Pemkab Pasaman terhadap pengembangan peternakan,” urai Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Pasaman "Syafrialis, beberapa waktu lalu. Saat ini setidaknya terdapat 9.000 ekor populasi ternak yang berada di 12 kecamatan dan 32 nagari. Jika dilihat dari luas lahan yang ada, setidaknya terdapat sekitar 34.000 ha yang sangat potensial untuk peternakan sapi. Usaha ini didukung adanya tiga Puskeswan yang berada di Tigo Nagari, Lubuksikaping dan Rao.

Selain itu, tambah Syafrialis kini di Pasaman terdapat lima Pos Insimunasi Buatan (IB), yakni di Tigo Nagari, Lubuksikaping, Panti, Rao, Dua Koto dan Banjol. Pada sisi lain, Dinas Perikanan dan Peternakan kini juga memiliki dua orang dokter hewan, tujuh orang paramedis, dan sembilan orang PPL. ”Ini dilakukan untuk menunjung keberpihakan daerah terhadap peternakan sapi di Pasaman,” ungkap Syafrialis. Pada sisi lain, Syafrialis melihat adanya political will Pemkab Pasaman ditopang dengan kerja keras semua lapisan masyarakat Pasaman.

Sehiungga usaha ini mulai menggeliat. Buktinya, dalam lomba kontes sapi tingkat Sumbar tahun 2006 Pasaman berada pada urutan ke-2 dan kontes ternak pada bulan bakti peternakan dan kesehatan hewan Sumbar 2007 di Sungai Sarik, Padangpariaman tanggal 9-11 September lalu, Pasaman meraih juara pertama jenis sapi Bali jantan kategori jantan dewasa. Atas dasar itulah sekarang ini usaha ternak masyarakat berjalan secara terprogram di 12 kecamatan dan 32 nagari. Bahkan, sebagian kelompok dan perorangan telah melakukan usaha ternak sapi dengan kesadarannya. Di tingkat ini, sebagian warga telah menjadikan ternak sapi sebagai usaha sungguhan, bukan usaha sampingan lagi.

Sebenarnya usaha bidang peternakan sapi potong tambah Syafrialis lagi, sangat besar peluangnya dalam meningakatan ekonomi rakyat. Jika benar-benar usaha ini dilakukan, hasilnya cukup fantastis dan secara rasio bisnis ini sangat menguntungkan. ”Sebelum ini banyak masyarakat yang melakukan usaha penggemukan sapi, tetapi pengolahannya belum sesuai standar peternakan secara proporsional. Ke depan, kita ingin pelaku usaha ini benar-benar siap bekerja keras, mau belajar sesuai standar prosedur peternakan.

Kini, hampir semua kecamatan warganya suka beternak, baik sapi, kambing, itik, dan ayam. Namun, Kecamatan Tiga Nagari bakal dijadikan sebagai sentranya peternakan sapi di Pasaman. Sedangkan kecamatan-kecamatan lainnya dikembangkan sesuai dengan ternak yang sesuai dengan kondisi alamnya. ”Ini tentu sesuai dengan konsep pemberdayaan daerah sesuai dengan potensi alam yang dimilikinya,” ungkap Syafrialis. Berdasarkan analisa, tambah Syafrialis, sebenarnya usaha atau bisnis peternakan ini sangat diminati masyarakat dan pasar ternak cukup menjanjikan.

Namun yang sering menjadi kendala, pengembalian pinjaman pokok dan bunganya tenggang waktunya melalui bank sangat singkat. Inilah yang mematikan usaha jenis satu ini. Maunya kalau bisa diberi tenggang waktu pengembalian bagi peternak (kreditor ternak, red). Misalnya, diberi waktu pengembangan cicilan pada tahap start 6 bulan atau satu tahun. ”Jika ini disepakati, kita yakin petani ternak di Pasaman bakal berhasil dan usaha jenis ini akan menjadi salahsatu pilihan masyarakat. Di sinilah perlunya keberpihakan Pemkab Pasaman terhadap peternak,” tukasnya. kutipan : www.padangekspres.co.id

 Sumber: http://disnak.sumbarprov.go.id

1 komentar:

  1. Mas Bisa tanya emailnya?
    Tolong kalau Bisa tolong kontak saya di
    edvan_edvan@yahoo.co.id(email)
    Trimakasih
    Saya sangat tertarik dengan post Anda

    BalasHapus